Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, April 7, 2016

Fakta Menarik Orang Kidal


Seringkali kebanyakan orang menggunakan tangan kanannya untuk melakukan berbagai aktivitas, namun ada beberapa orang di dunia ini yang lebih nyaman menggunakan tangan kiri untuk melakukan berbagai aktivitas. Namun di beberapa budaya seperti di indonesia ada yang menganggap bahwa melakukan aktivitas dengan tangan kiri atau yang biasa disebut kidal ini adalah sesuatu yang tidak normal. Namun, bagaimanakah ilmu pengetahuan memandang fenomena kidal?

Menurut The Left Hander Club (organisasi orang kidal) mengatakan bahwa kidal itu bukanlah sebuah kelainan, melainkan keunikan. Menurut Fabiola Priskila, psikolog anak dan remaja kidal terjadi bila otak kanan lebih dominan daripada otak kirinya. Otak kanan mengatur tubuh bagian kiri sedangkan otak kiri mengatur tubuh bagian kanan, termasuk tangan. Berarti orang kidal lebih dominan otak kanannya

Akibat didominasi oleh otak kanan maka orang cenderung lebih kreatif daripada orang dengan tangan kanan. Otak kiri mengatur hal yang berhubungan dengan logika otak kanan mengatur hal yang berhubungan dengan abstrak seperti seni, bahasa, musik dan emosi.

Setiap hal memiliki kelebihan dan kekurangan, begitupun dengan orang kidal. Orang kidal biasanya lebih sensitif. Mereka juga cenderung kurang percaya diri, apalagi jika lingkungannya tidak menerimanya sebagaimana adanya. 

Jika anda kidal, maka terimalah keadaan anda apa adanya, jangan sekali-kali memaksa untuk menjadi pengguna tangan kanan. Jika dipaksa, hal itu dapat memperburuk kondisi psikologi anda. Karena biasanya orang tua akan membentak sang anak jika melakukan sesuatu dengan tangan kiri. Hal inilah yang akan membuat anak berkurang rasa percaya dirinya, sehingga akan selalu takut jika ingin berbuat sesuatu. 

Kidal yang dipaksa menjadi pengguna tangan kanan ternyata juga dapat menyebabkan seseorang menjadi gagap. Ada satu kasus yang dialami oleh raja inggris King George VI yang jadi gagap dan diseleksia akibat dipaksa menggunakan tangan kanan, padahal sebenarnya dia kidal

Friday, March 18, 2016

Ternyata Senyum Memiliki Banyak Manfaat


Sudahkah Anda senyum hari ini? jika belum, maka ada baiknya anda senyum. senyum mempunyai manfaat yang besar bagi kesehatan fisik kita maupun psikis kita. senyum merupakan sebuah aktivitas yang mudah dilakukan oleh manusia. seperti yang telah diketahui, dibutuhkan sedikit otot wajah untuk senyum dibanding cemberut. beberapa ahli menyatakan dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan 17 otot untuk senyum. namun ada ahli lainnya yang mengatakan bahwa dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan 26 otot untuk senyum.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Karina davitson dari pusat medis Universitas Columbia, orang yang suka cemberut lebih berpeluang untuk terkena penyakit jantung, Oleh karena itu mulai dari sekarang marilah kita lebih sering tersenyum karena selain dapat membuat kita bahagia, itu juga bisa membuat kita sehat. Berikut manfaat senyum bagi kesehatan 


Senyum merubah mood kita
Saat kita sedang dilanda perasaan sedih, cobalah untuk tersenyum hal tersebut dapat menipu otak agar mengira jika kita sedang bahagia.



Dapat menghilangkan rasa sakit 

Saat Anda tersenyum, maka tubuh anda akan menghasilkan hormon endorfin. hormon endorfin berfungsi mengurangi rasa sakit pada tubuh secara alami. 


Meningkatkan sistem kekebalan tubuh 

Senyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih baik. Ketika seseorang tersenyum maka sistem imun akan meningkat yang membuat seseorang merasa rileks sehingga mengurangi resiko terkena flu


Senyum bisa menular 

Ternyata, senyum tak hanya bermanfaat bagi orang yang melakukannya saja, namun senyum bisa menular kepada orang-orang yang berada di sekitarnya sehingga membuat suasana menjadi ceria

Friday, March 11, 2016

Ternyata Menulis Dengan Tangan Dapat Memperkuat Kinerja Otak

Menulis Tangan
Menulis Tangan
Tidak dapat dipungkiri, bahwa seiring dengan kemajuan teknologi, kebiasaan menulis dengan tangan sudah mulai ditinggalkan. Banyak orang orang yang lebih memilih untuk mengetik menggunakan komputer ataupun gadget lainnya dikarenakan hal itu dirasa tidak membutuhkan energi yang lebih banyak dibanding menulis dengan tangan. Namun tahukah Anda bahwa menulis dapat menunjang kinerja otak? 

Menurut hasil suatu penelitian, menulis dengan tangan dapat memperkuat daya ingat dan kemampuan memahami konsep. Menulis dengan tangan berbeda dengan mengetik karena menulis membutuhkan olah motorik halus untuk menciptakan gerakan tertentu untuk membentuk suatu huruf. Sedangkan ketika mengetik hanya dibutuhkan satu kali sentuhan yang bisa mewakili banyak huruf.

Dr. Claudia Aguirre, seeorang PhD neuroscience menunjukkan bahwa hasil penelitian neuroscientific telah menemukan jalur syaraf yang berada di dalam otak kita yang hanya dapat diaktifkan dengan olah motorik halus menulis. Jalur syaraf tersebut sangat mempengaruhi memori dan proses belajar seseorang. Bahkan menulis halus juga dapat proses belajar dan bekerja.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan psikolog dari Princeton dan Universitas California, Los Angeles, Pam Mueller dan Daniel Oppenheimer menguji efek menulis catatan pada mahasiswa dalam dua seri percobaan. Dua kelompok mahasiswa diminta mendengarkan materi kuliah dari dosen yang sama. Mereka diperbolehkan menggunakan semua strategi untuk menyimpan hal-hal penting di perkuliahan. Satu setengah jam kemudian, partisipan diuji soal materi kuliah itu. Hasil studi menunjukkan, mahasiswa yang menggunakan laptop “miskin” soal ide. Mahasiswa yang menggunakan laptop cenderung lebih banyak menghasilkan catatan, tapi lebih berupa menyalin persis kata demi kata (verbatim) alias “transkrip tanpa otak”. “Hal ini yang menghilangkan manfaat dari mencatat.” .



Sementara itu, mahasiswa yang menulis dengan tangan jauh lebih baik dalam kualitas belajar.

Penelitian itu menunjukkan bahwa menulis merupakan strategi yang lebih baik untuk menyimpan dan mengendapkan ide dalam kurun waktu lama dibandingkan dengan mengetik.

Wednesday, March 9, 2016

Mengapa Orang Buta Lebih Peka Pendengarannya Daripada Orang Normal?

orang buta
Orang Buta
Seringkah Anda bertemu dengan orang buta? jika iya, apakah Anda mengamati bahwa pendengaran orang yang buta lebih tajam daripada orang yang tidak buta? Mengapa bisa terjadi hal demikian?

Peneliti dari Montreal Neourological Institut (MNI) telah menunjukkan bahwa orang yang buta memiliki pendengaran yang lebih tajam daripada orang yang tidak buta. namun biasanya hal ini hanya terjadi pada orang yang buta sejak usia muda atau saat awal kelahiran.

Pada area otak terdapat suatu bagian yang disebut lobus oksipital yang terletak di bagian paling belakang tengkorak yang memisahkan antara otak besar dan otak kecil. lobus ini berfungsi dalam menangani persepsi visual termasuk penerimaan visual, pemrosesan visual spasial, gerakan dan pengenalan warna.
Bagian Otak
Bagian Otak

Pada orang yang tidak buta, lobus oksipital memainkan peran penting dalam mengirimkan sinyal visual. namun ada orang yang buta sejak awal kehidupan akan mengoperasikan lobus oksipital untuk mengenali suara. Hal ini yang membuat orang buta mendengar lebih baik daripada orang yang tidak buta

Selain itu, saat lahir atau berusia muda pusat otak yang mengatur penglihatan, pendengaran dan Indra lainnya masih terhubung satu sama lain. koneksi yang ada ini akan terus dipertahankan dan digunakan untuk memproses suara karena itu terkadang orang buta tidak hanya punya pendengaran yang bagus, tapi juga sentuhan dan penciuman yang tajam

Tuesday, March 1, 2016

Pengaruh Olahraga Terhadap Kesehatan Mental


Seberapa seringkah Anda olahraga dalam 1 minggu? tiga kali? dua kali? atau bahkan tidak pernah olahraga? Tahukah anda bahwa olahraga  membawa manfaat bagi psikis maupun fisik. Menurut Daniel M Landers, Profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Universitas Arizona. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit tiap hari akan meningkatkan kesehatan mental.

Setiap aktivitas fisik akan membantu tubuh dalam menghasilkan endorphin, yaitu molekul protein yang berfungsi sebagai obat penenang dan mengurangi rasa sakit karena ketegangan dan stress.

Endorphin  dapat mengurangi rasa lapar, stress serta mengatur produksi hormon dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. bahkan dapat menunda proses penuaan. Berikut beberapa manfaat olahraga:

  • Mengurangi stress
Jika jantung bekerja pada saat olahraga, maka otomatis pikiran kita akan terfokus pada masalah yang membebani. aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, Sehingga nantinya tidak akan berlebihan dalam menyikapi suatu masalah.
  • Meningkatkan kekuatan otak
Saat berolahraga tubuh kita akan memompa lebih banyak oksigen ke otak, Sehingga kadar oksigen dalam darah meningkat yang dapat mempercepat pemasukan darah ke otak
  • Mempengaruhi hormon endogenous opioid

Sistem hormon Endogenous Opioid, salah satunya adalah beta-endorphin bukan hanya mengurangi perasaan nyeri, tapi juga dapat menambah daya ingat, menormalkan selera, seks dan tekanan darah. 
Saat berolahraga kelenjar pituitary menambah produk beta-endorphin dan konsentrasi beta-endorphin naik didalam darah yang dialirkan juga ke otak sehingga mengurangi nyeri, cemas, depresi dan perasaan lain.
  • Meningkatkan Gelombang Otak Alfa
Penelitian menunjukkan bahwa ada penambahan gelombang otak alfa dari otak yang diketahui apat menyebabkan rileks dan santai seperti pada saat meditasi. Gelombang alfa dapat dilihat dari orang yang jogging selama 20 – 30 menit. Dan tetpa bias diukur saat olahraga selesai dilakukan.
  • Meningkatkan Rasa Bahagia
Olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia pada otak seperti adrenalin, serotonin, dopamine dan endorphin. Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktivitas olahraga alam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan. 

Sumber :
http://www.smallcrab.com/kesehatan/605-manfaat-olahraga-bagi-kesehatan-mental